Showing posts with label Sharing. Show all posts
Showing posts with label Sharing. Show all posts
Semua berubah saat Maag menyerang

Semua berubah saat Maag menyerang



Di keluarga saya, saya adalah satu satunya pedes addict. No sambel no life. Everyday is sambel day. Tapi itu dulu. Sekarang saya menjadi anti sambel. Bukan karena kengininan tapi karena keadaan.

Jadi gini, bermula dari mengikuti sebuah kegiatan yang menggiurkan. Gimana nggak menggiurkan, di kegiatan itu nggak banyak gerak dan makan tiga kali sehari terjamin. Sebagai anak kos, siapa sih yang gak mau makan sehari tiga kali gratis?

Singkat cerita saya ikut kegiatan itu. Hal yang bikin tambah seneng kebanyakan temen temen yang ikutan kegiatan juga sambel addict. So, setiap ada kesempatan makan always makan sambel. Tiap hari makan sambel.

Sampai suatu ketika, entah kenapa konsumsi di hari hari itu agak telat. Kadang jam 3 baru makan siang, jam 10 baru makan malam. Sampai suatu hari, saya merasa ada yang nggak beres dengan perut saya. Mules mules gimaa gitu. Saya beberapa kali ke kamar mandi. Dan keesokan harinya saya tepar sakit.

Semenjak saat itu seperti ada yang aneh dengan perut saya kalau saya makan sambel terlalu banyak, padahal sebelumnya biasa aja. Sampai suatu hari saya telat makan,kemudian begitu makan saya makan sambel dengan level yang cukup tinggi. Keesokan harinya perut saya sakit seperti gejala maag. Ketika saya periksakan ke dokter, fix saya kena maag. This is disaster for sambel lover kaya saya.

Dari pengalaman saya tersebut saya menyimpulkan sekaligus mengingatkan untuk jangan keseringan telat makan kemudian makan yang pedes pedes. Kalau pas terpaksa telat makan, makan lah makanan yang rasanya sedang sedang saja. Entah pedes, kecut, manis, pahit harus yang sedang sedang saja. Kalau nggak bisa bisa kmu kena maag seperti saya.

Sekarang saya tidak bisa lagi makan makanan yang terlalu kecut, pedes, manis dan makanandi batasi itu nggak enak sumpah .....

Kasus penembakan, haruskah PUBG jadi kambing hitam?

Kasus penembakan, haruskah PUBG jadi kambing hitam?

aryprastiya

Cukup terkejut mendengar kabar wacana fatwa MUI yang akan mengharamkan game PUBG. Usut punya usut ternyata wacana fatwa tersebut dikarenakan peristiwa yang terjadi di New Zeland. Peristiwa tersebut di anggap mirip dengan gameplay PUBG, yang notabene memang game  tembak-tembakan. Cukup tidak adik kalau game PUBG yang menjadi kambing hitam. Bukankah ada ribuan game yang bertemakan battle royale seperti PUBG seperti Free Fire, Fortnite, Counter Strike. Lantas kenapa hanya PUBG yang disalahkan.

Tapi disisi lain, memang tidak bisa dipungkiri kalau apapun yang dimainkan oleh seseorang, bisa terbawa ke dunia nyata walaupun hanya sedikit. Misalkan gemar nonton drama korea jadi suka berdialog korea, suka naruto jadi sering mengeluarkan rasen-gan dan sejenisnya.  Saya mempunyai seorang teman yang kerjaanya main game ini terus. Dari pagi sampe pagi lagi isinya cuma main game.

Saya mungkin bukanlah seorang pencandu game ini, tapi saya rasa akan ada efek yang lebih baik kalau wacana MUI tersebut bisa ter-realisasi. Salah satunya adalah jadi lebih produktif. Jujur saja saya sering sekali menghabiskan waktu ber jam jam buat main game ML. Mungkin waktu yang saya gunakan buat main ML bisa buat kuliah s3 hehehe.

Itu sekedar opini saya, bukan bermaksud menyinggung pihak manapun. Terimakasih sudah membaca sampai jumpa ke postingan selanjutnya ....



Betapa beratnya menjadi Guru

Betapa beratnya menjadi Guru


Dulu ketika masih dalam bangku sekolah kita sering tidak memperhatikan bapak/ibu guru yang tengah mengajar, clometan sendiri, rame sendiri, ngobrol sendiri. Nah sekarang saya merasakan betapa capeknya jadi seorang guru. Capek hati, capek pikiran dan capek fisik. 

Kebetulan saya mendapat kesempatan mengajar satu kelas dengan durasi 75 menit setiap pertemuan. Rasanya capek. Saya nggak tau gimana bapak/ibu guru yang mengajar seharian dari pagi hingga sore. How strong they are.

Karma is real, saya merasakan beratnya menjadi seorang guru. Tapi mau bagaimana lagi karena nggak mungkin kita memberikan pengertian kepada siswa untuk memperhatikan guru dengan alasan beratnya menjadi seorang guru.

Emang sih jam terbang emang memiliki dampak yang besar. Beberapa hal yang masti saya improve adalah stamina, penapasan,vlume suara dan lebih banyak bicara.

Bahkan menjadi Guru lebih berat daripada menjadi Dosen. Karena guru itu seperti orang tau sedangkan dosen hanya sebatas teman yang lebih pintar dari kita.

4 Tips supaya hijrah istiqomah

4 Tips supaya hijrah istiqomah

4 Tips supaya hijrah istiqomah

Hijrah menjadi pribadi yang lebih baik memang berat. Meninggalkan suatu kebiasaan lamu dan memulai hal baru bukanlah hal mudah. Butuh niat dan ketetapan hati. Tapi kalau hanya itu pasti akan mudah tergoyahkan. Untuk itu agar hijrahmu bisa tetap istiqomah berikut 4 tips supaya hijrah istiqomah.

1. Follow akun tentang hijrah

Coba kamu cek daftar following sosmed mu siapa saja. Kebanyakan pasti kebanyakan following nya para artis. Cobalah untuk mengurangi nya dan menggantinya dengan akun-akun yang mendukung hijrahmu. Sebut saja akun Ust. Hannan Attaki dan sejnisnya. Akun yang berisi tentang dakwah yang bisa kamu dengarkan setiap saat. Sehingga hal itu bisa dijadikan sebagai moodbooster untuk selalu istiqomah.

2. Buat alarm memasukki waktu sholat

Memang benar sudah ada adzan yang senantiasa mengingatkan kita untuk sholat. Tapi terkadang kita selalu mengacuhkannya. Bahkan kita sering tak mendengarnya. Dengan membuat alarm pengingat sholat di ponsel kita yang mana ponsel adalah barang yang selalu kita pegang setiap waktu, insyaalah kita bisa lebih mudah untuk tergerak untuk melaksanakan sholat.

3. Minta teman untuk mengingatkan hal baik

Carilah teman yang kuat dalam agamanya. Mintalah tolong kepadanya untuk selalu mngingatkan kebaikan. Insyaallah dia akan menyambut dengan baik niatmu itu. Mintalah dia untuk mngajakmu dalam segala hal tentang beribadah. Seperti mengajak mengaji, sholat berjamaah di masjid dan sejenisnya.

4. Buatlah sistem reward untuk dirimu sendiri

Buatlah catatan atau to do list yang akan kamu lakukan selama hijrahmu. Buat target kira-kira dalam sebulan ini misi apa yang harus kamu lakukan dan apa yang harus kamu tinggalkan. Siapkan hadiah untuk dirimu sendiri jika kau gagal ataupun berhasil. 

Itulah 4 tips supaya hijrah istiqomah. Semoga bermanfaat. Mari saling mengajak dalam hal kebaikan.

keyword:
hijrah
tips hijrah
hijrah istiqomah
istiqomah
tips hijrah istiqomah
tips supaya hijrah istiqomah
4 tips supaya hijrah istiqomah


Setaun yang telah berlalu

Setaun yang telah berlalu

setahun yang telah berlalu

Semoga tak terjadi lagi ....

September November 2017 bulan dimana tempat kelahiranku Pacitan menderita. Bencana terjadi dimana mana disana. Hal yang tak pernah terjadi sebelumya. Banyak jalan-rusak, rumah porak poranda dan korban jiwa. 

Ketika itu saya sedang berada di Surakarta, belum pulang karena urusan studi yang belum selesai. Banyak berita terjadi banjir dan bencana alam di berbagai kota. Tapi tak terbayang sedikitpun kotaku tercinta akan terkena bencana juga. 

Begitu mendengar kabar dari salah satu tetanggaku yang bekerja didaerah Surakarta saya shocked. Seakan tak percaya masa iya sih. Selama ini walau hujan sederas apapun tak pernah terjadi bencana yang sebesar ini. Begitu mendengar kabar tersebut saya segera menghubungi orang tua di kampung. Alhamdulillah semua baik baik saja. Rumah masih berdiri dengan kokoh.

Baca juga: Apa yang terjadi pada tahun 2017

Didukuh tempat saya tinggal, hampir 30% rumah penduduk terkena imbas bencana. Tidak bisa ditempati lagi dan harus pindah. Segala puji bagi Allah rumah saya baik baik saja. Terdapat sebuah perkebunan yang hilang karena longsong. Perkebunan yang cukup luas, hilang tertimbun tanah longsong. Banyak pohon kelapa yang entah kemana perginya. Ada sebuah batu besar yang bergeser tempat cukup jauh dari asalnya.

Cerita yang paling menyedihkan adalah malam ketika bencana terjadi. Semua warga bergegas menuju daerah yang dianggap aman. Orang tua, muda anak-anak dan segala usia saling membantu naik ketempat aman menerjang hujan deras dan banjir bandang dengan keyakinan selamat atau tak selamat semua diserahkan kepada Allh SWT.

Ikut jadi panitia outbond? Emang apa faedahnya?

Ikut jadi panitia outbond? Emang apa faedahnya?


So,kemarin saya ikut mengisi outbond anak SMA di daerah saya. Outbond dalam rangka kemah bersama. Bermula dari ajakan teman saya dan rasa ke gabutan saya nggak ada kerjaan dikos, yaudah saya join.

Sebelum hari H, diadakan pertemuan dulu untuk perkenalan dan sharing sedikit informasi tentang outbond. Dari penjelasan penjelasan pas ngumpul sih kelihatan gampang. Tapi pash hari H kok capek yaaa. Semua tersusun begitu epic tapi butuh kerja keras seluruh tim.

Baca: Mahasiswa auto kaya

Dari pengalam saya ikut kegiatan ini saya belajar beberapa hal yang sangat worth it

1. Pengalaman
Salah satu hal berharga dari melakukan sesuatu yang baru adalah mendapat pengalaman. Sebuah pengalaman apapun itu pastinya berharga untuk kedepanya. Kita tidak tau mungkin saja akan menghadapi sesuatu yang sama dimasa depan. Berbekal pengalaman itulah kita bisa melakukan nya dengan lebih baik. Selain itu kita juga berbagi pengalaman kepada orang lain.

 2. Teman baru
Sudah pasti saat kita masuk dalam suatu perkumpulan tidak semua kita kenal. Bertemunya dengan teman-teman baru muncullah ide-ide baru, cerita baru pengalaman baru dan hal baru lainya. Dengan menambah teman sama halnya menambah koneksi. Siapa tahu bisa saling membantu jika sedang membutuhkan. Misal ada pekerjaan, bukan tidak mungkin kamu bakalan ditawari olehnya.

3. Uang jajan nambah
Ini nih yang ditunggu tunggu...

Yap, itulah sedikit cerita tentang pengalaman saya. Saran saya ikutilah kegiatanapapun itu selama itu positif. Capek tidak maslaha yang terpenting apa yang kamu dapat dari situ. Tetap semangat dan keep happy

Kamu jarang gerak/olahraga? Dijamin auto cepet coid

Kamu jarang gerak/olahraga? Dijamin auto cepet coid


Kamu jarang gerak/olahraga? Dijamin auto cepet coidBerdasarkan hasil penelitian seorang ahli jantung yang bernama Wael Jaber, dampak dari jarang berolah raga lebih buruk daripada merokok. Bahkan malas berolahraga bisa menyebabkan kematian dini.

Sejumlah 122.007 tester diminta untuk tes treadmil di Cleveland clinic antara 1 Januari sampai 31 Desember 2014. Tes ini bertujuan untuk mengukur penyebab kematian yang berhubungan dengan manfaat olahraga dn kebugaran.

Dikutip dari CNN, sekitar 12 orang memiliki aktivitas olahraga rendah beresiko dua kali lipat mengalami gagal ginjal. Jaber mengatakan bahwa olah raga aerobik adalah yang paling bagus untuk menjaga kebugaran. Apabila kita malas menggerakkan anggota tubuh efeknya sangat berbahaya melebihi merokok.

Makanya temen temen jangan males olah raga. Saya selaku pelaku malas olahraga menjadi takut juga. Mulai besuk akan berusaha untuk lebih rajin berolah raga. Olahraga bisa dimana aja, dihalaman,dirumah bahkan dikamar juga bisa. Semangat berolahraga.

Mahasiswa auto kaya

Mahasiswa auto kaya


mahasiswa auto kayaSo, kemarin saya bareng temen saya diminta tolong oleh dosen untuk membatu menyebarkan angket penelitian. Ada enam sekolahan yang masing masing harus dikirim dua angket. Dari nama-nama sekolah yang sudah di list ini sama saja dengan muter keliling solo. Sebut saja wisata edukasi. Ini kali kedua saya melakukan wisata edukasi. Lokasi sekolahnya ada yang berdekatan ada juga yang cukup ber jauh jauhan. Berangkat pukul sembilan dan berakhir sekitar pukul dua sore. Lumaya lama karena di selangi dengan mampir-mampir di minimarket untuk melepas penat. 

Sebelum kembalo ke kos, kami mampir ke budosen untuk laporan kerja hari itu.Semua berjlan lancar tanpa kendala. Tiba - tiba bu dosen mengeluarkan sesuatu dibali mega mega nya sambil berkata. Ini uang transportnya. Saya sudah menduga bakalan dikasih uang transport. Tapi yang tidak saya duga isinya melebihi ekspektasi. Kalau saya ukur ukur perjalanan tadi, uang transport yang saya terima ini bisa buat dua kali jalan.

Disatu sisi saya nggak enak nerima tapi disisi lain enak kok hahaha. Saya jadi iri dengan teman-teman saya yang sering bantu-bantu dosen. Pasti kantong tebel tuh.  

Resmi terakreditasi A

Resmi terakreditasi A



Akhirnya jurusan ku kuliah, Pendidikan Bahasa Inggris mendapat akreditasi A. Setelah persiapan selama kurang lebih tiga bulan, rasa capek ngampus pagi pulang petang terbayar sudah dengan hasil yang memuaskan. Mendapat nilai tertinggi dari semua jurusan di fakultas FKIP. 

Akreditasi  adalah suatu pengakuan formal yang diberikan oleh badan akreditasi terhadap kompetensi suatu lembaga atau organisasi dalam beberapa kriteria yang dilakukan oleh BAN-PT (Badan Akreditasi NasionalPerguruan Tinggi).

Akreditasi seperti sebuah penilaian terhadap program studi yang saya ambil. Dengan berubahnya nilai dari B menjadi A tentunya ini menjadi poin plus bagi seorang alumni. Jika memasuki dunia kerja banyak yang memberi syarat akreditasi minimal B agar bisa melamar suatu diperushaan. Contoh terdekat yaitu CPNS sarjana yang membutuhkan surat keterangan akreditasi. Tentu yang berakreditasi A sedikit lebih dilirik ketimbang yang B.

Perjuangan untuk mempersiapkan akreditasi kali ini bukan main main. Seluruh dosen dan mahasiswa volunteer yang ikut terlibat didalamnya menghabiskan banyak waktu demi akreditasi ini. Sebuah pengalaman yang worthy bagi mahasiswa. Saya ikut terlibat di akreditasi ini ketika waktu sudah mepet. Bayangan awal saya nanti bakalan capek kalau ikut membantu beginian, dan ternyata emang iya. Tapi disisi lain banyak manfaat yang saya dapat baik dari segi moril dan materil.

Usaha keras tak kan terhianati oleh hasil pun terbukti. Akreditasi A dalam genggaman dan mendapat nilai tertinggi di jenjang fakultas. Aye aye ... 

Momo challenge serem?

Momo challenge serem?

Menurut informasi yang saya dapat, Momo Challenge dapat membuat yang ikutan bunuh diri. Apa iya? Terdapat semacam trik psikologis didalamnya kali ya. Yang katanya si penantang bakalan dikasih beberapa tantangan. Kalau dia tidak mau melakukannya bakalan di spam semacam gambar-gambar serem dan di ancem.

Sebentar, kalau dipikir-pikir namanya Momo challenge tapi genre nya horror. Ini salah nama kali ya. Karena nama Momo itu untuk terdengar cute gitu. Contohnya Momo yang ini.
aryprastiya-momo challenge
Momo Geisha - wowkeren.com
Pas awal awal denger saya pikir ini challenge nya suruh nyanyi lumpuhkanlah ingatanku sambil bergaya topeng monyet apa gimana. Lalu kalau ada momo challenge kenapa nggak ada Jihyo challenge, Tzuyu challenge atau Sana challenge dll ya. Pasti ada iri mereka.

Lagian daripada ikut challenge ginian mending ikutan keke challenge, masih mending. 

Momo Twice - wowkeren.com
Sekian postingan kali ini mohon maaf karena nggak terlalu penting ini postingan. Btw makasih udah berkunjung, see yaaa

Aku, DJ Jamila dan Mpok Koriyah

Aku, DJ Jamila dan Mpok Koriyah



Salam. Ada beberapa hal yang kita sendiri tidak ketahui alasanya kenapa kita melakukannya. Salah satunya adalah ketika kita menyukai sesuatu. Entah benda, binatang, manusia atau yang lainnya. Seakan-akan tau tau suka aja. Tak selamanya semua karena “witing tresno jalaran soko kulino”.

Seperti fenomena yang lagi booming. Aplikasi generasi milenial, TikTok. Saya nggak nyangka aplikasi ini mampu mengalahkan social media sekaliber whatsapp. Meskipun banyak sekali hujatan yang saya dengar mengenai aplikasi ini disekitar saya. Ada yang bilang ini aplikasi buat mereka yang masih tersesat lah, yang butuh di tuntun ke jalan yang benar lah dan hujatan pedas yang lain. Hujatan yang hanya berdasarkan ketidak sukaan.

Apalagi para user Tiktok yang kamu hujat emangnya pernah gitu mempersoalkan apakah kamu suka makan bubur kacang ijo pake sendok atau pake sedotan atau suka nanya kamu suka makan ketoprak atau pecel? Enggak kan?

Setelah saya mendownload TikTok, eits buat riset loh ya bukan buat bikin. Emang banyak sih para penggunanya yang pakai baju yang agak belum jadi. Gaya-gaya yang orang-orang bilang gaya alay. Tapi disuatu sisi, kuping saya cukup easy-engaged dengan lagu dj aisyah. Ternyata nggak semua konten yang dibikin penggunananya bersifat vulgar. Ada juga yang bagus dan lucu buat hiburan kalau lagi jenuh. 

Kesimpulan yang saya ambil berdasarkan mini-riset saya adalah, para Tiktok haters itu cenderung menggenerelisasikan konten tiktok. Karena yang sering nongol di sosmed itu TikTok yang vulgar dan kesannya alay, mereka lalu menganggap semuanya seperti iu padahal enggak. 

Begitu pula dengan fans Kpop. Generalisasi juga sering terjadi. Kamu tahu nggak siapa itu Setyawan Novanto? Dia itu pejabat dan dia koruptor. Jadi yang namanya pejabat itu pasti korupsi? Enggak dong. Nah dari percakapan singkat itu saya simpulkan bahwasanya kita tidak bisa meng-generalisasi aliasa memukul rata suatu aspek dalam segala bidang.

Saya suka Kpop juga nggak tahu kenapa. Tiba-tiba suka gitu aja. Mungkin karena musiknya easy-engaged di kuping atau yg lain. Entahlah. 

Satu hal lagi. Jika kamu tidak menyukai sesuatu. Tak usah terlalu digembar-gemborkan. Semisal kamu bilang keseluruh dunia kamu benci TikTok, eh tau tau temenmu nemu videomu lagi joget akumilakuo gimana coba. Ya kamu sendiri yang bakalan malu.  


nb: mohon maaf kalau judul agak nggak nyambung

PromNight? Is it faedah-able?

PromNight? Is it faedah-able?


Jadi, rencananya angkatan gue (2014) bakal ngadain promnight party. Acaranya terbilang mendadak sih, makanya acaranya jadi. Karena kalo direncanain kebanyakan nggak jadi.. Waktu itu gue baru denger sedikit desas-desus bakal ngadain promnight. Eh tau-tau udah suruh bayar. Venue yang diambil cukup high-class, dengan budget menengah.

Awalnya gue nggak ada niatan buat memberikan jiwa gue buat acara ini, tapi seiring berjalannya waktu I am in. Setelah gue pikir-pikir dengan matang. Ini acara banyak benefitnya  Walau banyak keluhan yang muncul, mahal lah, jauh lah, sibuk lah *gue juga gitu awalnya* tapi it's worthy.

Kapan lagi kita bisa ngumpul satu angkatan. Masa cuma pas Ospec doang. Walaupun kita nggak kenal-kenal amat, at least yang namanya seangkatan artinya temen kita juga. Anggap aja temen satu perjuangan. Pertama gue ikutan acara beginian pas jaman SMA dan worthy banget acaranya walaupun nggak ada yang special. Gimana ya, intinya I cant describe how cool this event. Intinya ini last chance kita buat ngumpul bareng. Seneng-seneng bareng, ibarat kata kegembiraan bersama sebelum wisuda. Anggap aja ini perpisahan kaya di sekolahan, gitu

Ketika waktu memberi kesempatan untuk bersama-sama, hargailah.


Screto site yang lagi viral

Screto site yang lagi viral


So kemarin gue  ngelihat WhatsApp story temen gue. Dia masang link Screto. Dan gue nanya sama temen gue ternyata ini situs nggak penting. Screto adalah situs dimana semua orang bisa komen apapun tentang kamu secara rahasia.  Gue pikir ini apaan sih nggak penting. Aplikasi buat orang kurang kerjaan. Sampai akhirnya gue ikut ikutan bikin. Dan setelah baca-baca komen lucu juga sih. Ada komen nggak penting semisal eeaaaaa, ada juga yang isinya kritik, sapaan dan macem-macem.

Setelah gue pikir-pikir ini situs nggak cocok buat orang yang punya banyak haters. Yang ada isi komen ya cuma cacian, makian dan hinaan. Ada faedahnya juga sih. Misal, pendapat-pendapat tentang orang tentangmu. Ketika lu baca kayak, eh masa gue gin isih, enggak lah, iya to, dan lain sebagainya.

Dan entah kenapa, atau emang lagi nge-trend. Kebanyakan temen gue yang cewek yang bikin Screto dan di capture dan dijadiin story ada aja yang komen pakai kata pelakor. Bahkan ada temen gue yang sengaja ngeshare link nya di grup wa dan minta agar di komein *lah.

Skripsi (mentally depressed)

Skripsi (mentally depressed)


atyprastiya


Ok baiklah disemester tujuh ini gw jadi teringat kata-kata nyinyir gue yang dulu pernah menghujat kaka tingkat yang nggak lulus-lulus dengan perkataan yang menusuk hati yang terdalam*lebay lu*  kalau sampai didengar orangnya. Kata-kata yang cukup bikin sakit, tapi tak berdarah.

            Elu kuliah nggak lulus-lulus niat nggak sih, kan tinggal skripsi

Biar gue kasih bold pada kata tinggal skripsi. Emang bener sih “tinggal skripsi” cuma empat sks dan nggak ada perkuliahan masuk kelas. Tapi, perjalanan menyelesaikan mata kuliah yang “tinggal skripsi” ini begitu panjang dan nggak kelar-kelar. Entah kenapa seakan skripsi selalu bertentanga dengan mood. Ibarat sks skripsi memiliki banyak hal implisit yang dapat menjadi pintu pembuka suatu ke tidak-prduktiv-an dalam hal apapun.

Ke-tidak-produktiv-an yang gue maksud bukan karena terlalu fokus bikin skripsi, tetapi justru sebaliknya. Mood yang tak kunjung mampir *padalah udah open house+. Nggak ada mood sama dengan nggak ada eksen, alias mager. Studi menunjukkan bahwa ke-mager-an adalah awal dari ke-mager-an yang lain. So pasti, all the thing is just left and messy.

Kemarin gue ngobrol sama temen seperjuangan gue. Then she said “gue mager banget, waktu gue kebuang banyak”. Gue juga sama. Sedikit lega karena ada temen yang sama-sama mager buat eksen *lega yang unfaedah. Pas gue lihat feeds instagram isinya pada sidang, pada wisuda, pada permberkasan ini dan itu. Kok rasanya badan panas, ati muak, pikiran ampek, kepala puyeng, penglihatan buram*eh lupa pakai kacamata. Tapi anehnya gue tetep pasang wajah nggak papalah, ntar gue juga nyusul. Kalau kata alm jupe sih, aku rapopo.

Satu hal yang mungkin gue nggak punya adalah “suatu paksaan” yang bikin gue eksen. Untuk pertama kalinya dalam hidup gue pengin melakukan sesuatu karena terpaksa. Emang sih dipaksa nggak enak. Tapi kalau gini terus, kuliah gue bakalan gini gini aja. Secara gue termasuk mahasiswa yang tingkat kepinteran-nya berada di skala atas *sombong dikit gpp kan, ngehibur diri*

Gue pernah masuk keruang dosen dan secara tak terduga dan tak terkira ibu dosen berkata “mas Ary udah lulus ya kemarin” yawla, gue pengin banget ngejawab Yes Mam. Sumpah, disaat itu ati gue ngerasa gagal, udah bikin kecewa akan ekspektasi kebanyakan orang.



Moody semester akhir

Moody semester akhir




Semester akhir itu beda dengan akhir semester. Semester akhir tepatnya semester delapan. Semester dimana tingkat bermalas-malasan semakin meningkat. Ibarat puasa, semester akhir itu pas jam setengah enem. Darisetengah enem ke jam enem terasa lama banget seakan-akan jarum jam nggak gerak-gerak. Begitu pula dengan semester akhir menuju kelulusan, widih lamanya minta ampun. Ups ralat, bukan lamanya tapi malesnya minta ampun.

Lebih tepatnya enam bulan ke-embuh-an. Dalam Bahasa jawa embuh artinya au ah gelap. Jadi semester ke au-ah-gelap-an. Apa apa yang akan dilakuin isinya Cuma au-ah-gelap. Mau ini itu, semuanya les-males semales-malesnya. Setelah gue teliih dan telaah ternyata ada banyak paktor-paktor, sori sunda gabisa nulis f. Paktor yang ngebikin semester ini hari-hari jadi gabut. Langsung ke yangpertama …Jereng-jereng-jereng….

1. Nggak ada kuliah…
Yep,bener bingits. Kuliah gue nggak ada. Adanya Cuma ngerjain skripsi sama nunggu nilai kkn keluar. What the brukkk, gue Cuma nganggur di kosan kaya karpet dikasih nyawa (kata nopek SUCA). Sempet dapet tawaran lowongan kerja dari temen agak bawah perjuangan gue, adik tingkat maksudnya. Tapi nggak jadi. Kenapa? Au-ah gelap.
2. Wisuda masih lama, jadi santai aja..
Bisa nggak sih kata-kata nyantai aja dihapus dari dunia ini. Kenapa coba si penemu kata-kata santai aja mesti dibikin. Kalo bisa dibuang kari KBBI, Kamus BesarBhasa India. Udah lah yau, santai aja lageeee. Santai mata mu cuuukkk (kata Bayu Skak). Santai-santai yang lain udah dijakarta elu masih bilang otw. Padahal otw sama artinya dengan lagi bangun tidur mau mandi. Tapi yang gue heran gue nggak ngiri, sama temen-temen gue yang udah lulus. Kenapa nggak ngiri? Kan gue nganan, hesyeeehh. Soalnya gue punya hal-hal yang harus dipertimbangkan, sebelum buru-buru lulus.
3. Keseringan, the power of H-mepet2
Entah tugas bikin candi seribu, atau ngasih anting2 kuda laut yang dikasih deadline setahun. Tetep aja ngerjainya H-1. SKS (Sistem Kebut Semalam) pun is oke vroooh. Katanya sih kalua H-1 semua kekuatan bakalan ngumpul. Iyalah kan kepaksa. Dan mereka dengan bangga,pas paginya cerita kalao tugas yang seambrek bisa kelar Cuma semalem. What the bruk, apa faedahnya coba pamer kaya gitu.

Nuaahhh, itu tiga paktor utama yang bisa gue temuin, dipostingan berikutnya bakal dibaha usaha2 gue buat nanggulangi semua itu … bay bay, eh tulisanya bukan bay bay, tapi bye bye (dibaca: bie bieee). ….


Mikaela, lu kemana sih ...

Mikaela, lu kemana sih ...

aryprastiya

Kalau kalian menganggapku sebagai seorang moody, you are absolutely 100% correct. Salah satu motto hidup yang kadang menjerumuskan tapi entah mengapa gue bangga dengan hal itu adalah. 
Jangan dipaksakan, kalau nggak suka tinggalin
Plizz pake z jangan pernah ngikut motto itu. Dipaksa dulu nggak papa, nanti lama kelamaan terbiasa, kan bisa karena terbiasa. Tapi kok gue nggak bisa ya. 

Kembali lagi dengan mood, mari kita anggep mood ini namanya Mikaela. Kok Mikaela? Iya karena gue ngefans sama Megan Fox di Transformeryang memerankan Mikaela.

Jadi gue udah berusaha nyari Mikaela kemana-mana. Segala cara juga udah gue lakuin buat bikin Mikaela jadi baik-baik ama gua. Tiap pagi nonton videonya Mbak Merry Riana yang ada tagline kalau kamu nonton video ini tiappagi hidupmu akan berubah. Sampai sekarang hidup gue gini-gini aja. Belum juga berubah. Apa gue perlu nemu batu power renjer pake j biar bisa berubah.

Salah satu alasan yang bikin gue nggak Mikaela dan nunda-nunda adalah karena waktu masih panjang. Dan saya adalah penganut aliran the power H-mepet-mepet. Oh my gosh (kata Krystal Jung di The Heirs). Sumpah ya gue rasanya pengin pindah kewarganegaraan jadi penduduk Neptunus kalo gini caranya. Disana banyak mood berserakan kayaknya.




KKN life part two

KKN life part two

aryprastiya


Gue bersama tujuh  temen yang mudah mudahan asli temen, no fake friend menginjakkan kaki di salah satu sekolah SD di Sukosari. Sialan, gue nginjek tai ayam, njirrr. Gue biarin, biar tau sensasi nginjek tai ayam di sekolahan gimana. Kali aja bisa bikin gue lebih berpendidikan. Kurang berpendidikan apa coba, nginjek tai ayam aja di sekolahan. Pasti ada rumusnya, gimana nginjek tai ayam yang baik dan bener.

Kami disambut dengat hangat, ya soalnya suguhannya teh anget. Setelah berbasa basi tentang kami yang ingin memberikan bantuan tenaga yang kurang ikhlas karena lebih enak tidur ini kami lalu pulang. Beruntung, kami tidk dikasih job buat ngajar dikelas. Kami diminta memberi pelatihan-pelatihan berhubung bentar lagi akan diadakan lomba pramuka pesta siaga.

a few days later .......

OK fix. Gue ngakak. Pas lagi latihan buat lomba kebetulan dari pagi belum istirahat. So, sebagai guru yang baik hati dan cakep gue nawarin murid-murid untuk rehat sejenak. Gimana anak-anak mau istirahat dulu. Kebanyakan mereka meminta istirahat tapi ada satu anak yang begitu ngotot berteriak pengin lanjut latihan. LANJUUUT KAAAAKKK. Teriakan nya keras, kek suara emak emak pas daster yang lagi di jemur dimaling orang. Gue nanya ke dia. Yaudah yaudah kita lanjut habis ini apa? Dengan polosnya dia njawab “ora eruh” {bahasa jawa yang artinya kagak tahu}. 

KKN life part one

KKN life part one

Kami ber-delapan bersama dengan teman teman yang ber-destinasi kkn di Karanganyar berangkat sekitar jam sebelas siang dari kampus. Buat yang pake motor dan nggak paham jalan kaya gue, cuma bisa ngikutin dibelakang bis dengan kemungkinan tersedak asap knalpot bis.

Karena bisnya jalan lambat kayak keong kesleo, gue mutusin buat ngikutin temen gue yang juga sama sama pake motor. Sialnya, ketika sampai di bangjo sekitar UNS, gue terjebak lampu merah sialan. Sementara temen gue udah melesat jauh meninggalkan gue seakan bilang, persahabatan kita udah cukup sampai disini. Dengan tingkat kepedean gue yang tinggi, gue asal nebak ambil jalan. Akhirnya, fix gue nyasar ke-negeri antah berantah. 

Gue nyasar sekitar satu kilo. Setelah nanya-nanya dan jalan yang gue ambil salah. Gue puter ballk. Untungnya dijalan gue ketemu barengan. Temen satu jurusan yang juga akan kkn di Karanganyar. Akhirnya selamat.

Kami ber-delapan  yang terdiri dari dua cowok dan enam cewek tiba ditempat kkn sekitar jam empat sore. Alhamdulillah. Tempat kami nginep sangat nyaman, ditambah yang punya tempat juga cakep banget, masih seumuran tapi udah kerja.

Hari pertama kami disana udah banyak bermunculan keluhan dari temen-temen lain yang beda lokasi tentang tempat mereka nginep. Kurang ini lah itu lah dan sebagainya. Awalnya kami merasa nggak ada masalah yang menghampiri kami. Eh ternyata ada juga. Masalah yang kami yaitu birokrasi dan surat menyurat yang tidak sesuai prosedur. Jadikami belum bisa leluasa bergerak di desa untuk survey dan sebagainya karena surat ijin belum fix. Baru di hari ke tiga kami di beri ijin. 




No Time for Later

No Time for Later


Orang sering bilang yang namanya umur nggak ada yang tahu. Itu salah. Buktinya saya tahu umur saya, sekarang dua puluh satu tahun. Umur teman saya juga beberapa tahu. Umur kamu yang lagi baca ini juga tahu. Tapi saya lihat ktpnya dulu. Kamu lahir tahun berapa.

Tapi kalau datangnya kematian, nah itu baru bener kalau nggak ada yang tahu kecuali Allah SWT Barusan saya mendengar berita duka dari teman kuliah. Ada salah satu teman yang di panggil oleh Allah SWT. Sedih. Ingat dosa. Sadar akan begitu dekatnya kematian itu.

Seringkali kita lupa bahwasanya kematian adalah hal yang paling dekat dengan kita. Kadang kita dengar “Tobatnya nanti ajaj kalau udah tua”. Siapa yang bisa menjamin kita akan hidup sampaimasa tua. Allahualam.

Menunda nunda, jujur hal ini sering saya lakukan. Bukan hanya pekerjaan atau tugas kuliah. Kadang ibadah pun saya tunda. Astagfirullah. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku. Perasaan bersalah kadang datang dan pergi seperti ombak dilautan. Bukan hanya kepada sang pencipta tapijuga orang tua Ketika orang tua menelpon dan mengingatkan untuk sholat. Menunda beribadah dan berbuat kebaikan sama dengan memberi kesempatan setan untuk menggoyahkan kita.


Untuk itu saya mengajak kita semua, no time for later, taka da waktu untuk nanti. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan kita di waktu yang akan datang. Tetap berdoa dan berbuat kebaikan. Jangan lupa sholat.

sumber gambar : disini

What happen in 2017

What happen in 2017



Besuk udah tanggal 31 Desember. Ituartinya malamnya ketika kamu tidur, bangun bangun udah tahun 2018. Gilaaak, tidur setahun. The longest sleeping that I’ve experienced. So, apa aja sih yang gue alamin di 2017. Bias gue bilang 2017 adalah tahun yang bervariasi, penuh warna dan intrik, jiah udah kaya sinetron aja. So langsung aja gue kupas satu per dua sama dengan setengah ....

1. Tahun terbaik dalam hal akademik
Kehidupan gue sebagai mahasiswa di tahun 2017 awal sampai akhir pertengahan. All is about God blessing. In tahun terbaik gue. Nilai kuliah terbaik, duit terbaik. Ke itung dari semester satu hingga semester 6 di tahun 2017 ini, semester 6 lah semester terbaik. Dari segi penghasilan sebagai mahasiswa tahun 2017 gue paling sering untung. Seperti motto yang gue percaya. Time is not money but time is happines.

2. Tahun dimana gue ngerasain jadi Guru
Akhirnya gue punya murid. Nyenengin, nyusahin, nyebelin, bikin emosi tapi amazing. Nah itu kesan yang gue rasain pas jadi kaya guru di salah satu sekolahan. Oh my Gosh, itu moment dimana kamu bakal ngerasain apa yang pernah kamu lakuin ke Guru mu pas sekolah dulu. Sumpah rasanya sakit banget men.

3. Tahun pertama kalinya bencana melanda kota gue
Kalo kalian punya tipi dan nggak nonton sinetron doang. Kalian pasti tau kabar bencana yang terjadi di November-Desember 2017 ini. Salah satunya bencana di kota tercinta gue, Pacitan. Untuk pertama kalinya semenjak gue dilahirin, daerah sekitaran rumah gue kena bencana dan terpaksa ngungsi untuk waktu beberapa minggu. Sumpah gue nggak nyangka. Gue sempet shocked denger kabar. Kebetulan gue anak rantau, jadi jarang dirumah.

4. Banyak Girl Grup yang bubar
Nah ini yang gue sayangkan. Kenapa harusa bubar. Banyak mereka yang udah senior memutuskan untuk bubar. Mungkin karena udah banyak muncul junior junior baru kali yaa. Para senior bubar bukan karena nggak laku lho yaa, tapi karena ingin memberikan kesempatan pada mereka. Pastinya yang senior berpikir “Ah masa jaya gue udah pernah ngerasain. Ini saatnya buat ngasih kesempatan para new comer. Saatnya untuk nyari kesuksesa diranah yang lain” . Semua kabar itu menyedihkan sih, tapi nggak mengejutkan. Sampe sekarang gue masih menanti nanti keputusan para mbak mbak gesrek (SNSD) yang masing nggantung antara bubar apa enggak. Mudah mudahan sih enggak, cukup vacuum aja gapapa.

Nah loh, itu sedikit hal yang happening di tahun 2017 gue. Kalo lu gimana? Mudah mudahan kita bisa ngambil yang baik dan ngebuang yang jahat. See you in the next years good people..